KABAR SUMEDANG
– Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersedia mendukung Sumedang dalam pengaturan fasilitas umum terutama yang berkaitan dengan jalan raya dan jalur pejalan kaki.
Pernyataan itu disampaikan oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, yang biasa disapa KDM, ketika melakukan kunjungan ke Kabupaten Sumedang beberapa waktu lalu.
Berdasarkan laporan KDM, Infrastruktur di Sumedang telah disusun dengan rapi, tetapi terdapat sejumlah kekurangan yang perlu diperbaiki.
“Sulit sekali dia meluaskan trotoarnya, bisa jadi karena keterbatasan dana dari Bupatinya; maksudnya, anggaran APBD-nya kurang. Nanti kami akan memberikan bantuannya,” jelaskanya.
Kedua, untuk jalan yang tetap menggunakan bahan beton, jika tidak diberikan lapisan hotmix maka akan kurang terlihat keindahannya dari segi estetika.
“Kedepannya kita akan menata hal ini, karena memerlukan waktu yang cukup lama. Sekarang ini, penting untuk menyamakan kondisi di setiap wilayah antara beton dan hotmix,” terangkan KDM.
Selanjutnya, menurut KDM, pengaturan kabel di wilayah Jatinangor juga akan menjadi fokus, dengan rencana pembuatan lorong khusus untuk itu.
Untuk kabel telepon dan listrik di masa depan, jelas bahwa KDM akan ditempatkan dalam terowongan pintar agar menjadi lebih rapi.
“Pengaturan akan dijalankan perlahan-lahan dan hal utamanya adalah layanan dasar saat ini, tanpa membutuhkan waktu sangat lama yaitu dalam jangka 3 tahun Jawa Barat menjadi gemerlap,” tegas KDM.