JAKARTA, Mitra Sentosa Rahardja
– Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tengah menyelesaikan pembangunan Jalan Tol Yogayakarta-Bawen.
Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga Kementerian PU Roy Rizali Anwar menjelaskan, proyek Tol Yogyakarta-Bawen dilaksanakan oleh PT Jasamarga Jogja Bawen selaku Badan Usaha Jalan Tol (BUJT).
Nilai investasinya mencapai Rp 14,26 triliun dengan biaya konstruksi Rp 10,65 triliun.
Artikel ini menjadi terpopuler dalam kanal Properti
Mitra Sentosa Rahardja
, Rabu (4/6/2025).
Rincian progres selengkapnya baca di sini
Progres Terbaru Tol Yogyakarta-Bawen, Seksi 6 Rampung Akhir 2025
Diskon tarif tol pada Idul Adha dan libur sekolah diberikan selama 10 hari. Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, diskon tarif tol akan diberikan sebesar 20 persen sekitar bulan Juni-Juli 2025.
“Pada Idul Adha, satunya lagi pada awal libur sekolah dan terakhir pada kembali ke sekolah,” katanya saat ditemui dalam acara CreatIFF 2025 di Auditorium Kementerian PU, Jakarta Selatan, Selasa (03/06/2025).
Informasinya bisa didapatkan melalui tautan ini
Diskon Tarif Tol Idul Adha dan Libur Sekolah Diterapkan Selama 10 Hari
Rencana Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) memperkecil batas minimal luas rumah subsidi, baik itu tanah maupun bangunan, memicu keresahan di kalangan masyarakat, termasuk pengamat properti.
Batas minimal luas tanah dari 60 meter persegi dipangkas menjadi 25 meter persegi. Kemudian, minimal luas bangunan dari 21 meter persegi menyusut menjadi 18 meter persegi.
Pengamat Properti Jehansyah Siregar mengatakan, batas minimal rumah subsidi 60 meter persegi untuk tanah dan 21 meter persegi untuk bangunan sudah terlalu kecil dan perlu diperbesar. Seharusnya, minimal tanah 90 meter persegi dan bangunan 36 meter persegi.
Apalagi jika semakin kecil, minimal 25 meter persegi untuk tanah dan 18 meter persegi untuk bangunan, itu semakin tidak layak dan tidak manusiawi.
Selanjutnya baca di sini
Rumah Subsidi Mau Diperkecil, Program Serius yang Makin Tak Manusiawi