{"id":1460,"date":"2026-07-19T23:59:58","date_gmt":"2026-07-19T23:59:58","guid":{"rendered":"http:\/\/13"},"modified":"2026-07-11T17:22:59","modified_gmt":"2026-07-11T10:22:59","slug":"dinas-pupr-samarinda-mengakui-proyek-ikonik-belum-lunas-pemerintah-kota-meninggalkan-utang-sebesar-290-miliar-rupiah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mitsengineering.com\/id\/dinas-pupr-samarinda-mengakui-proyek-ikonik-belum-lunas-pemerintah-kota-meninggalkan-utang-sebesar-290-miliar-rupiah\/","title":{"rendered":"Dinas PUPR Samarinda mengakui: Proyek ikonik belum lunas, pemerintah kota meninggalkan utang sebesar 290 miliar rupiah"},"content":{"rendered":"<p>SAMARINDA \u2014 Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda ternyata masih memiliki kewajiban keuangan yang cukup besar kepada pihak ketiga. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Samarinda secara terbuka mengungkapkan adanya sisa utang sekitar Rp 290 miliar kepada para kontraktor pelaksana proyek untuk tahun anggaran 2025.<\/p>\n<p>Ironisnya, utang tersebut juga mencakup sejumlah proyek megah yang selama ini menjadi wajah baru dan kebanggaan Kota Tepian, mulai dari Proyek Terowongan Samarinda, revitalisasi Pasar Pagi, hingga pembangunan kawasan Teras Samarinda.<\/p>\n<p>Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Samarinda, Hendra Kusuma, menegaskan bahwa angka ratusan miliar tersebut merupakan akumulasi murni dari berbagai paket pekerjaan yang selesai pada tahun 2025 saja, belum termasuk tunggakan lama dari tahun-tahun sebelumnya.<\/p>\n<p>Kewajiban pembayaran ini merata di seluruh sektor vital yang berada di bawah Dinas PUPR Samarinda. Hendra menjelaskan bahwa tagihan yang belum terselesaikan tersebut mencakup proyek-proyek di bidang Sumber Daya Air (SDA), Bina Marga, hingga Cipta Karya. Meskipun tidak menghafal secara detail total paket pekerjaan yang terlibat, ia mengonfirmasi nama-nama proyek strategis yang saat ini masih dalam status utang.<\/p>\n<p><strong>Klaim Teras Samarinda Tahap Dua Aman dari Persoalan<\/strong><\/p>\n<p>Meskipun daftar utang tersebut mencakup nama-nama proyek besar yang paling menarik perhatian publik, Hendra memberikan catatan khusus mengenai pembangunan Tahap Kedua Teras Samarinda. Ia menjamin proses administrasi dan pembayaran termin untuk tahap kedua ini berjalan jauh lebih kondusif.<\/p>\n<p>Pihak dinas memastikan pelaksanaan Tahap Dua Teras Samarinda tidak diwarnai gejolak atau konflik internal seperti yang pernah muncul selama pembangunan Tahap Pertama Teras Samarinda tahun lalu. Tidak adanya keluhan atau aksi protes dari pihak mitra pelaksana menjadi indikator bahwa pemenuhan hak kontraktor pada tahap ini berada dalam posisi yang aman.<\/p>\n<p>Menyikapi beban anggaran ini, Pemkot Samarinda mengaku tidak akan tinggal diam dan berkomitmen penuh untuk menjaga kepercayaan para mitra kerja. Hendra menyebutkan bahwa Wali Kota Samarinda telah memberikan instruksi serta jaminan konkret terkait kepastian pembayaran.<\/p>\n<p>Sesuai dengan rencana keuangan daerah, seluruh sisa pembayaran paket proyek tahun 2025 ditargetkan selesai pada tahun 2026 ini. Sementara untuk tumpukan utang yang berasal dari tahun-tahun sebelumnya, pihak pemkot memastikan proses pencairan dan pencicilan dana terus berjalan secara bertahap demi menyehatkan kembali iklim investasi pembangunan di Samarinda. (*)<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SAMARINDA \u2014 Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda ternyata masih memiliki kewajiban keuangan yang cukup besar kepada pihak ketiga. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Samarinda secara terbuka mengungkapkan adanya sisa utang sekitar Rp 290 miliar kepada para kontraktor pelaksana proyek untuk tahun anggaran 2025. Ironisnya, utang tersebut juga mencakup sejumlah proyek megah yang selama ini [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1461,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[34],"tags":[81,82,83,145],"class_list":["post-1460","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-construction","tag-infrastruktur","tag-konstruksi","tag-pemerintah","tag-pemerintah-lokal-dan-kota","entry","has-media"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mitsengineering.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1460","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mitsengineering.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mitsengineering.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mitsengineering.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mitsengineering.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1460"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/mitsengineering.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1460\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1462,"href":"https:\/\/mitsengineering.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1460\/revisions\/1462"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mitsengineering.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1461"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mitsengineering.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1460"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mitsengineering.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1460"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mitsengineering.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1460"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}