{"id":1251,"date":"2025-07-03T00:00:00","date_gmt":"2025-07-03T00:00:00","guid":{"rendered":"http:\/\/1"},"modified":"2025-07-03T00:00:00","modified_gmt":"2025-07-03T00:00:00","slug":"koster-dan-sutjidra-respons-isu-bandara-bali-utara-bupati-buleleng-kami-tunggu-keputusan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mitsengineering.com\/id\/koster-dan-sutjidra-respons-isu-bandara-bali-utara-bupati-buleleng-kami-tunggu-keputusan\/","title":{"rendered":"Koster dan Sutjidra Respons Isu Bandara Bali Utara, Bupati Buleleng: Kami Tunggu Keputusan"},"content":{"rendered":"<p><img data-document-id=\"cms\/api\/amp\/video\/AA1HIDiJ\" data-reference=\"video\" style=\"display: block; margin-left: auto; margin-right: auto\"\/><\/p>\n<p>\n<strong><br \/>\n  Mitra Sentosa Rahardja, DENPASAR<br \/>\n <\/strong><br \/>\n \u2013 Isu pembangunan Bandara Bali Utara kembali mencuat usai Menko Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin, memastikan hal tersebut saat mendatangi Puri Agung Blahbatuh, Gianyar, Kamis 26 Juni 2025.\n<\/p>\n<p>\n Tanggapi hal tersebut, Wakil Ketua 2 DPRD Bali, IGK Kresna Budi mengatakan sejatinya masyarakat khususnya di Kabupaten Buleleng mengharapkan agar pembangunan Bandara Bali Utara dapat terealisasikan.\n<\/p>\n<p>\n \u201cKalau kami dari Buleleng sangat berharap Bandara itu jadi, dan itu setelah keluar Perpres kan ada dinamika semoga dengan hadirnya Bandara bisa membuat anak-anak kami tak keluar daerah untuk cari kerja. Itu harapan kita,\u201d jelasnya usai ditemui di Rapat Paripurna DPRD Bali, Senin 30 Juni 2025.\n<\/p>\n<p>\n Rencana pembangunan Bandara Bali Utara ini pun masih tersendat karena infrastruktur menuju Bandara tersebut belum memadai.\n<\/p>\n<p>\n Namun, Kresna Budi meyakini dalam Perpres sudah dicantumkan akan ada jalan dari Ubud ke Buleleng.\n<\/p>\n<p>\n Ia juga yakin akan ada jalan dari dan menuju Bandara yang akan dibuat.\n<\/p>\n<p>\n \u201cYang jelas kalau untuk sekarang sih belum harus direncanakan ke jalan yang lebih mumpuni untuk bisa sampai di Bandara. Itu pasti dikerjakan,\u201d imbuhnya.\n<\/p>\n<p>\n Lokasi pembangunan Bandara Bali Utara ini terakhir dijelaskan akan berada di Kubutambahan, Buleleng.\n<\/p>\n<p>\n \u201cMenurut perpres di Kubutambahan, tapi ditunggu saja. Yang penting ada Bandara, lapangan kerja terbuka ekonomi bergerak kan itu masalah kita infrastruktur juga berkembang,\u201d tandasnya.\n<\/p>\n<p>\n Sementara itu, Gubernur Bali Wayan Koster meragukan PT. BIBU dapat membangun Bandara Bali Utara karena terbentur dengan dana.\n<\/p>\n<p>\n \u201cPT BIBU mau membangun dia, dari mana uangnya? Gak ada (koordinasi dengan Pemprov Bali). Kalau wacana dari dulu sudah wacana,\u201d jelas Koster.\n<\/p>\n<p>\n Ia pun mempersilakan jika pemerintah pusat akan mendukung pembangunan Bandara Bali Utara. Koster mengatakan Pemprov Bali akan mengikuti kebijakan pusat.\n<\/p>\n<p>\n \u201cTapi kan yang belum terang sekarang ini infrastruktur pendukungnya belum ada,\u201d tutupnya.\n<\/p>\n<p>\n Di tempat terpisah, Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra menanggapi wacana pembangunan Bandara Bali Utara yang kembali mencuat.\n<\/p>\n<p>\n Ia mengaku hingga saat ini belum ada komunikasi apapun dari pemerintah pusat maupun provinsi mengenai proyek bandara ini.\n<\/p>\n<p>\n Menurut Sutjidra, mengenai pembangunan Bandara Bali Utara, pihaknya hanya menunggu saja. Sebab pembangunan bandara merupakan program pemerintah pusat.\n<\/p>\n<p>\n Bahkan telah masuk pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).\n<\/p>\n<p>\n \u201cKami menunggu saja karena itu program pemerintah pusat. Namun sejauh ini belum ada komunikasi baik dari provinsi maupun pusat. Kalau sudah ada kan kami pasti diajak komunikasi masalah itu (pembangunan bandara),\u201d ucapnya dihubungi Senin 30 Juni 2025.\n<\/p>\n<p>\n Menurut Sutjidra, jika memang serius akan merealisasikan pembangunan Bandara baru di Bali Utara, maka pemerintah harus melakukan perencanaan dengan matang. Mulai dari studi kelayakan, hingga kesiapan infrastruktur lainnya.\n<\/p>\n<p>\n Sehingga pembangunan bandara yang membutuhkan anggaran besar tidak mubazir.\n<\/p>\n<p>\n \u201cPada intinya kami pasti akan dan sangat mendukung program-program dari pemerintah pusat. Apalagi kemarin sudah ada sinergi antara program pemerintah pusat dengan pemerintah provinsi dan daerah. Namun harus jelas dulu kesiapan infrastrukturnya. Apabila infrastrukturnya mendukung, kami pasti akan fasilitasi,\u201d tegasnya.\n<\/p>\n<p>\n Hal senada juga diungkapkan Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya. Ia bersyukur sebab rencana pembangunan Bandara Bali Utara telah masuk pada RPJMN. Kendati belum diketahui kapan mulai pembangunan.\n<\/p>\n<p>\n \u201cWacana ini sangat penting, karena sudah Kepala Negara yang bilang, kepastiannya hampir 90 persen lebih lah. Apalagi tidak memakai APBN. Ini luar biasa,\u201d ucapnya.\n<\/p>\n<p>\n Menurutnya, Pemkab Buleleng mendapat banyak keuntungan dengan pembangunan Bandara Bali Utara.\n<\/p>\n<p>\n Salah satunya lowongan kerja bagi masyarakat Buleleng dan sekitarnya akan lebih terbuka. Demikian pula bagi pelaku bisnis.\n<\/p>\n<p>\n Menurut Ngurah Arya dengan pembangunan Bandara Bali Utara, investasi di Bali akan lebih menyebar. Termasuk perkembangan destinasi wisata.\n<\/p>\n<p>\n \u201cDari Buleleng wisatawan maupun investor akan berpencar mencari daerah lain untuk dikunjungi. Dengan demikian Kabupaten tetangga seperti Jembrana, Karangasem, termasuk Bangli bisa ikut berkembang,\u201d katanya.\n<\/p>\n<p>\n Sebelumnya, Menko Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau akrab disapa Cak Imin, mendatangi Puri Agung Blahbatuh, Gianyar, Kamis 26 Juni 2025.\n<\/p>\n<p>\n Dalam kedatangannya itu, Cak Imin menerima tanda kehormatan sebagai keluarga Puri Agung Blahbatuh.\n<\/p>\n<p>\n Selain itu, kedatangan Cak Imin yang disambut 13 para panglingsir dari 17 puri se-Bali dan tokoh masyarakat Buleleng.\n<\/p>\n<p>\n Pejabat asal Jawa Timur itu menegaskan sebagai daerah maju, maka Bali harus memiliki akses yang baik antar kabupaten\/kota di Bali.\n<\/p>\n<p>\n Karena itu, menurut dia, Bali tidak cukup hanya memiliki satu bandara.\n<\/p>\n<p>\n \u201cDalam negara yang maju, akses itu harus terpenuhi. Karena itu, harus ada dua bandara di Bali,\u201d tandasnya.\n<\/p>\n<p>\n Direktur PT Bandara Internasional Bali Utara (BIBU) Panji Sakti, Erwanto Sad Adiatmoko Hariwibowo mengatakan anggaran yang akan digunakan dalam membangun bersumber dari investor China. Diungkapkan anggaran tersebut mencapai Rp 50 triliun.\n<\/p>\n<p>\n Irwan mengatakan, dalam penlok yang diserahkan ke Menteri Perhubungan, dirinya tidak hanya membuat bandara, tetapi jalan tol dari Denpasar menuju Buleleng dengan melewati wilayah Kabupaten Gianyar, Bangli dan Tabanan.\n<\/p>\n<p>\n \u201cDraf penlok sudah ada di Menteri Perhubungan tinggal diturunkan. Kami berharap pada Pak Menko agar menelepon Menteri Perhubungan agar segera turun. Kami sudah bersurat pada Pak Presiden untuk segera dilakukan ground breaking,\u201d ujar Irwan. (sar\/mer\/weg)\n<\/p>\n<p>\n Kumpulan Artikel<br \/>\n Bali<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mitra Sentosa Rahardja, DENPASAR \u2013 Isu pembangunan Bandara Bali Utara kembali mencuat usai Menko Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin, memastikan hal tersebut saat mendatangi Puri Agung Blahbatuh, Gianyar, Kamis 26 Juni 2025. Tanggapi hal tersebut, Wakil Ketua 2 DPRD Bali, IGK Kresna Budi mengatakan sejatinya masyarakat khususnya di Kabupaten Buleleng [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1252,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[77,113,81,82,84],"class_list":["post-1251","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-coring-beton","tag-berita","tag-indonesia","tag-infrastruktur","tag-konstruksi","tag-politik","entry","has-media"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mitsengineering.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1251","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mitsengineering.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mitsengineering.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mitsengineering.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mitsengineering.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1251"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/mitsengineering.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1251\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1257,"href":"https:\/\/mitsengineering.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1251\/revisions\/1257"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mitsengineering.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1252"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mitsengineering.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1251"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mitsengineering.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1251"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mitsengineering.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1251"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}