{"id":1193,"date":"2025-05-29T01:46:24","date_gmt":"2025-05-29T01:46:24","guid":{"rendered":"https:\/\/mitsengineering.com\/warga-gunungmelati-telaah-lega-tmmd-haluskan-jalanan-berubang-mempermudah-transportasi-hasil-bumi\/"},"modified":"2025-05-29T01:46:24","modified_gmt":"2025-05-29T01:46:24","slug":"warga-gunungmelati-telaah-lega-tmmd-haluskan-jalanan-berubang-mempermudah-transportasi-hasil-bumi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mitsengineering.com\/id\/warga-gunungmelati-telaah-lega-tmmd-haluskan-jalanan-berubang-mempermudah-transportasi-hasil-bumi\/","title":{"rendered":"Warga Gunungmelati Telaah Lega: TMMD Haluskan Jalanan Berubang, Mempermudah Transportasi Hasil Bumi"},"content":{"rendered":"<p>\n <strong><br \/>\n  Mitra Sentosa Rahardja, PELAIHARI<br \/>\n <\/strong><br \/>\n &#8211; Wajah-wajah yang tersenyum lebar kini menghiasi kehidupan sehari-hari penduduk Desa Gunungmelati, Kecamatan Batuampar, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel).\n<\/p>\n<p>\n Itulah minimal apa yang dirasakan oleh mereka yang sering kali melewati jalur usaha tani (JUT) di area RT 10 Dusun 1. Jalan tersebut juga berfungsi sebagai sarana konektivitas menuju desa-desa tetangga seperti Bluru serta Bumijaya yang terletak di Kecamatan Pelaihari.\n<\/p>\n<p>\n Jalanan yang panjangnya lebih dari dua kilometer itu kini sudah halus dengan permukaan aspal yang bagus dan nyaman untuk dilewati. Perbaikan infrastruktur ini tidak lepas dari usaha para prajurit TNI beserta masyarakat lokal yang kuat.\n<\/p>\n<p>\n Mereka bersama-sama bekerja untuk merehabilitasi jalan dalam acara TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) ke-124 di Kodim 1009\/Tanah Laut (TLa). Persiapan telah dilakukan mulai tanggal 16 April kemarin dan pembukaannya secara resmi oleh Wakil Bupati Tala HM Zazuli terjadi pada tanggal 6 Mei saat prosesnya dimulai.\n<\/p>\n<p>\n Menurut beberapa penduduk lokal pada hari Kamis (29\/5\/2025), jalan itu telah dilanda genangan air selama bertahun-tahun lamanya. Mereka harus sangat berhati-hati saat melewatinya; sekali lengah, ada risiko roda mobil ikut licin dan akhirnya tergelincir ke dalam lubang tersebut.\n<\/p>\n<p>\n &#8220;Orang sering kali terjatuh, sudah tidak bisa dihitung lagi, termasuk saya. Memangnya, kondisi jalanan penuh dengan lubang besar yang terbuka lebar,&#8221; ujar Samirin.\n<\/p>\n<p>\n Ketua RT 10 ini mengatakan saat kemarau pun, dulu, jalan selebar tiga meter tersebut sangat sukar dilewati. Apalagi pada musim penghujan ketika lubang-lubang dipenuhi air.\n<\/p>\n<p>\n Itu sebabnya banyak warga yang terpeleset dan terjatuh. Hasil bumi yang diangkut seperti gabah dan lateks pun juga turut terserak.\n<\/p>\n<p>\n Warga di Gunungmelati kini sangat gembira sebab jalannya sudah menjadi datar. Mudah dilewati tanpa hambatan apapun. Tidak ada lagi genangan air atau lobang karena semua telah dibuat rata dengan penimbunan serta diberi lapisan bahan pengeras jalan.\n<\/p>\n<p>\n Mereka menjadi lebih bersemangat dalam bercocok tanaman atau berkebun. Rintangan utama yang mereka rasakan sepanjang tahun-tahun lalu sudah berhasil diatasi.\n<\/p>\n<p>\n Samirin menyebutkan bahwa kurang lebih lima tahun silam, tim mereka sudah mengusulkan untuk memperbaiki jalan usaha tani itu. Tetapi permohonan tersebut tidak juga mendapat respon sampai akhirnya program TMMD muncul dan menjawab harapan lama penduduk Gunungmelati.\n<\/p>\n<p>\n Paling tidak terdapat sekitar 50 penduduk lokal yang mempunyai kebun atau ladang dalam wilayah itu. Luas total area perladangan ataupun perkebunan di daerah tersebut kurang lebih mencapai 30 hektare, dengan rincian yaitu perkebunan kelapa sawit seluruhannya berjumlah sekitar 15 hektare, perkebunan getah kira-kira 10 hektare, serta sisanya adalah persawahan.\n<\/p>\n<p>\n Cukup banyak penduduk Gunungmelati yang setiap harinya sering melewati jalan itu. Diantara mereka ada Yanto dengan kandang ayam miliknya, Pardi pemilik kebun getah karet, serta Midi yang rumahnya terletak di sebuah rute sunyi jauh dari area perkotaan tersebut.\n<\/p>\n<p>\n Kepuasan pun akhirnya dirasakan oleh mereka. Ucapan rasa terima kasih yang tidak ternilai juga diberikan kepada para prajurit di Tala yang sudah tiba dan mengubah jalanan berlubang itu menjadi lintasan yang mudah dilalui.\n<\/p>\n<p>\n Mereka menyebut bahwa program TMMD ke-124 ini sungguh memberikan dampak positif yang signifikan. Pengiriman produk alam kini jadi lebih mudah dan praktis.\n<\/p>\n<p>\n Itu diharapkan akan berdampak positif terhadap peningkatan standart hidup. Sebab, mengakses kebun atau sawah jadi lebih sederhana sehingga pertanian juga akan semakin maju. Akibatnya, pendapatan diperkirakan akan naik.\n<\/p>\n<p>\n Wakil Bupati Tala HM Zazuli yang baru-baru ini ikut mendatangi lokasi untuk memantau kemajuan pelaksanaan TMMD itu pun menyatakan rasa leganya.\n<\/p>\n<p>\n Dia merasa tersentuh oleh penyatuan antara pasukan dan penduduk Gunungmelati yang berhasil memulihkan jalanan rusak itu dalam periode cepat.\n<\/p>\n<p>\n Sebagai perwakilan dari pihak pemerintahan daerah, individu terkemuka kedua di Tala yang biasa dipanggil H Uli mengungkapkan penghargaannya secara mendalam atas penyelenggaraan TMMD ke-124 tersebut.\n<\/p>\n<p>\n Dia menunjukkan bahwa penduduk di Gunung Melati dan sekitarnya merasakan begitu banyak manfaat. Selain peningkatan kualitas jalan, berbagai aktivitas tambahan pun ikut dikerjakan.\n<\/p>\n<p>\n Pada saat yang sama, Dandim 1009\/Tanah Laut Letkol (Inf) Indar Irawan mengungkapkan pujian kepada dukungan Pemerintahan Kabupaten Tanah Laut (Tala), sehingga program TMMD bisa berjalan dengan mulus seperti direncanakan. Sumbangan dana senilai Rp 1,5 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tala ini amat penting bagi implementasi aspek fisik serta non-fisik dalam area target.\n<\/p>\n<p>\n Menurut pernyataan tersebut, tujuan TMMD adalah menolong pemerintah agar dapat memperbaiki kesejahteraan warga negara dengan melakukan berbagai macam aktivitas yang mencakup elemen fisikal dan tidak fisikal. Selain itu juga bertujuan untuk mensupport segi pertahanan serta menjadikan hubungan antara TNI dan penduduk semakin harmonis.\n<\/p>\n<p>\n Tujuan utamanya adalah memperbaiki jalan untuk pertanian seluas 2.250 meter dengan penambahan pagar pinggir berukuran 660 meter. Selanjutnya, akan dibangun sebuah jembatan berteknologi box culvert serta dipasang satu buah gorong-gorong pada lokasi tertentu.\n<\/p>\n<p>\n Tujuan-tujuan ekstra mencakup pembaruan satu unit rumah tidak layak huni berukuran 6&#215;9 meter, renovasi musala, pembangunan dan perbaikan tempat mandi dan cuci (MCK), pengecatan gedung sekolah dasar, penggalian lima lubang sumur bor, program ketahanan pangan seluas dua hektare, membersihkan area sekitar lokasi TMMD, serta menanam seratus delapan puluh batang pohon.\n<\/p>\n<p>\n <strong><br \/>\n  (Mitra Sentosa Rahardja\/Bayu Langit Roynalendra Nareswara)<br \/>\n <\/strong><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mitra Sentosa Rahardja, PELAIHARI &#8211; Wajah-wajah yang tersenyum lebar kini menghiasi kehidupan sehari-hari penduduk Desa Gunungmelati, Kecamatan Batuampar, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel). Itulah minimal apa yang dirasakan oleh mereka yang sering kali melewati jalur usaha tani (JUT) di area RT 10 Dusun 1. Jalan tersebut juga berfungsi sebagai sarana konektivitas menuju desa-desa tetangga [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[27,34,18,29,15],"tags":[],"class_list":["post-1193","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-community","category-construction","category-infrastructure","category-local-news","category-news","entry"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mitsengineering.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1193","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mitsengineering.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mitsengineering.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mitsengineering.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mitsengineering.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1193"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mitsengineering.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1193\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mitsengineering.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1193"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mitsengineering.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1193"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mitsengineering.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1193"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}