{"id":1183,"date":"2025-05-29T00:31:40","date_gmt":"2025-05-29T00:31:40","guid":{"rendered":"https:\/\/mitsengineering.com\/ruang-rapat-mewah-di-gedung-baru-dprd-kbb-diresmikan-ketua-dewan-mengakui-pemindahan-yang-tidak-terduga\/"},"modified":"2025-05-29T00:31:40","modified_gmt":"2025-05-29T00:31:40","slug":"ruang-rapat-mewah-di-gedung-baru-dprd-kbb-diresmikan-ketua-dewan-mengakui-pemindahan-yang-tidak-terduga","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mitsengineering.com\/id\/ruang-rapat-mewah-di-gedung-baru-dprd-kbb-diresmikan-ketua-dewan-mengakui-pemindahan-yang-tidak-terduga\/","title":{"rendered":"Ruang Rapat Mewah di Gedung Baru DPRD KBB Diresmikan, Ketua Dewan Mengakui Pemindahan yang Tidak Terduga"},"content":{"rendered":"<p>\n<strong><br \/>\n  PIKIRAN RAKYAT<br \/>\n <\/strong><br \/>\n &#8211; Bangunan baru DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB), yang dikenal sebagai &#8220;Gedung Putih&#8221;, kini mulai dipersiapkan untuk digunakan secara resmi. Proses konstruksinya, yang berlangsung sejak 2019 dan menelan biaya mencapaiRp149 miliar, telah rampung.\n<\/p>\n<p>\n Pemerintah Kabupaten Bandung Barat bertujuan mengoptimalkan penggunaan bangunan besar itu guna memperingati HUT ke-18 KBB.\n<\/p>\n<p>\n Pada pengamatan di tempat pada hari Rabu, 28 Mei 2025, kelihatan keindahan fasilitas di dalam bangunan tersebut, khususnya ruang pertemuan anggota dewan yang luarn biasa besar dan mewah, lengkap dengan monitornya yang lebar beserta kursi-kursi elegan yang dipercaya memiliki harga mahal.\n<\/p>\n<p>\n Bukan hanya itu saja, walaupun sudah menelan biaya yang sangat besar, bangunan baru DPRD KBB yang sempat tidak digunakan selama beberapa tahun ini lagi-lagi memerlukan dana ekstra senilai Rp10,4 miliar untuk perbaikanfasilitas utama seperti tempat parkir, sistem irigasi, serta perlengkapannya lainnya.\n<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" data-document-id=\"cms\/api\/amp\/image\/AA1FFDkH\" data-reference=\"image\" src=\"https:\/\/img-s-msn-com.akamaized.net\/tenant\/amp\/entityid\/AA1FFDkH.jpg\"\/><\/p>\n<p>\n Penguatan peningkatan pemakaian bangunan tersebut dijelaskan sebagai langkah guna meminimalisir dampak dari biaya belanja pemerintahan karena penyewaan gedung serta ruang pertemuan hotel yang biasanya dipergunakan untuk bermacam-macar aktivitas formal DPRD, seperti sidang pleno.\n<\/p>\n<p>\n Tidak hanya itu, beberapa staf di DPRD KBB beserta petugas keamanan juga sedang melaksanakan tahap pengalihan perabot dan fasilitas dengan memakai dua truk yang membawa beragam furnitur dari kantor DPRD lama menuju bangunan baru. Anggota dewan direncanakan akan segera pindah dan bekerja di tempat kerja yang baru ini.\n<\/p>\n<p>\n Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat, Muhammad Mahdi, menyatakan bahwa pemindahan ke kantor baru DPRD terjadi akibat tekanan dari beberapa pihak, termasuk Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail.\n<\/p>\n<p>\n Menurut Mahdi, berbagai fasilitas bangunan di DPRD dinilai masih tidak memadai, termasuk ruangan fraksi yang kurang seragam serta infrastrukturnya seperti furnitur dan sistem peringatan dini untuk gempa.\n<\/p>\n<p>\n &#8220;Sekali pun berpindah ini disebabkan oleh keharusan semata, lantaran harus segera ditempati. Bupati turut mengingatkan agar cepat dimanfaatkan,&#8221; ujar Mahdi ketika ditemui di situs gedung DPRD KBB yang baru.\n<\/p>\n<p>\n Walaupun struktur fisik gedung baru DPRD KBB sudah selesai, Mahdi menganggap bahwa masih ada banyak fasilitas esensial yang belum terpenuhi. Antara lain, sistem peringatan dini untuk gempa belum dipasang, ukuran ruangan fraksi tidak seragam dan kurang sesuai dengan jumlah anggotanya, serta susunan ruang paripurna berbeda dari apa yang direncanakan awalnya.\n<\/p>\n<p>\n &#8220;Daerah ini merupakan zona patahan Lembang, sehingga penting untuk memiliki sistem peringatan dini. Ketika terjadi guncangan, siren harus berbunyi secara otomatis. Hal itu perlu segera diinstalasi. Selain itu, ruang fraksi kurang tepat karena ukuran semuanya sama meskipun setiap fraksinya memiliki anggota yang berbeda-beda. Rencananya akan direnovasi,&#8221; katanya.\n<\/p>\n<p>\n Di samping itu, Mahdi juga mengkritik keadaan furnitur yang masih menggunakan perabot bekas serta terbatasnya sarana elektronika dan jaringan internet. Tidak hanya itu, ruangan untuk sidang pleno yang telah dipersiapkan ternyata tak sejalan dengan konsep aslinya yang hendak mencontoh desain berbentuk setengah lingkaran layaknya gedung DPR RI.\n<\/p>\n<p>\n Meskipun begitu, Mahdi mengatakan bahwa bangunan baru DPRD KBB sudah dapat dimanfaatkan secara bertahap dan nantinya akan dipakai sebagai lokasi peringatan HUT KBB.\n<\/p>\n<p>\n &#8220;Pertemuan pleno untuk memperingati Hari Ulang Tahun KBB tanggal 19 Juni akan digelar di bangunan terbaru ini. Sesudahnya, secara bertahap kita mulai melakukan penataan,&#8221; katanya.\n<\/p>\n<p>\n Berikutnya, Mahdi menggarisbawahi bahwa tujuan akhir bagi pemindahan lengkap DPRD ke bangunan baru adalah tahun ini, dengan batas waktu terakhir di bulan September 2025 yang akan datang.\n<\/p>\n<p>\n &#8220;Saya masih memberi apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bandung Barat karena sudah menunjukkan kesanggupan dengan menyediakan dana untuk pembenahan serta pembelian perlengkapan tambahan guna memperbaiki fasilitas di kantor DPRD KBB yang baru,&#8221; ujarnya.\n<\/p>\n<p>\n Pada saat yang sama, Sekretaris Dewan (Sekwan) Roni Rudiana mengatakan bahwa walaupun air bersih telah tersedia dan pembetonan area parkir sedang berlangsung, kebanyakan fasilitas penunjang lainnya masih belum siap.\n<\/p>\n<p>\n Mebel belum tersedia. Kita masih menggunakan yang lama untuk sementara. Sementara itu, koneksi internetnya juga hanya bersifat terbatas.<br \/>\n audio wall<br \/>\n Belum dipasang. Namun, kami akan berusaha agar kegiatan perayaan HUT KBB masih dapat dilakukan dengan cara menyewa,&#8221; ujar Roni. ***<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PIKIRAN RAKYAT &#8211; Bangunan baru DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB), yang dikenal sebagai &#8220;Gedung Putih&#8221;, kini mulai dipersiapkan untuk digunakan secara resmi. Proses konstruksinya, yang berlangsung sejak 2019 dan menelan biaya mencapaiRp149 miliar, telah rampung. Pemerintah Kabupaten Bandung Barat bertujuan mengoptimalkan penggunaan bangunan besar itu guna memperingati HUT ke-18 KBB. Pada pengamatan di tempat pada [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":1184,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[51,34,15,17,32],"tags":[],"class_list":["post-1183","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-buildings","category-construction","category-news","category-politics","category-politics-and-government","entry","has-media"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mitsengineering.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1183","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mitsengineering.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mitsengineering.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mitsengineering.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mitsengineering.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1183"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mitsengineering.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1183\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mitsengineering.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1184"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mitsengineering.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1183"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mitsengineering.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1183"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mitsengineering.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1183"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}