{"id":1067,"date":"2025-04-20T23:59:59","date_gmt":"2025-04-20T23:59:59","guid":{"rendered":"https:\/\/mitsengineering.com\/?p=1067"},"modified":"2025-04-20T23:59:59","modified_gmt":"2025-04-20T23:59:59","slug":"dinamika-proyek-tol-malang-kepanjen-dari-rencana-2019-hingga-janji-peletakan-batu-pertama-pada-2028","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mitsengineering.com\/id\/dinamika-proyek-tol-malang-kepanjen-dari-rencana-2019-hingga-janji-peletakan-batu-pertama-pada-2028\/","title":{"rendered":"Dinamika Proyek Tol Malang-Kepanjen: Dari Rencana 2019 Hingga Janji Peletakan Batu Pertama pada 2028"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" data-document-id=\"cms\/api\/amp\/image\/AA1D1WK9\" data-reference=\"image\" src=\"https:\/\/img-s-msn-com.akamaized.net\/tenant\/amp\/entityid\/AA1D1WK9.jpg\"\/><\/p>\n<p>\n<strong><br \/>\n  PR GARUT &#8211;<br \/>\n <\/strong><br \/>\n Rencana konstruksi jalur Tol Malang-Kepanjen muncul lagi di permukaan usai melewati serangkaian tahap negosiasi dan pergolakan yang cukup lama. Mulai dari modifikasi rute, penangguhan pekerjaan bangun, sampai pertambahan anggaran investasi, tampaknya proyek tersebut selalu bertemu dengan beragam hambatan dari segala arah.\n<\/p>\n<p>\n Setelah mengalami penundaan selama beberapa tahun, akhirnya terdapat kepastian baru yang menyatakan bahwa proyek jalan toll untuk menghubungkan daerah Malang dengan Kepanjen akan segera dimulai pada<br \/>\n <strong><br \/>\n  tahun<br \/>\n <\/strong><br \/>\n<strong><br \/>\n  2028<br \/>\n <\/strong><br \/>\n jika tak ada halangan lagi, demikian disampaikan setelah proses koordinasi terakhir diantara Departemen Pekerjaan Umum (PU) dengan Pemkab Malang.\n<\/p>\n<p>\n Jalan Tol Malang-Kepanjen sesungguhnya tidak merupakan projek terbaru. Ide tersebut awalnya muncul pada<br \/>\n <strong><br \/>\n  tahun 2019<br \/>\n <\/strong><br \/>\n Sebagai bagian dari ekstensi jalan tol Gempol\u2013Pandaan\u2013Malang, pada awalnya PTP Persero diberikan mandat sebagai initiator projek tersebut. Tetapi kemudian, dengan berjalannya waktu, PTP memilih untuk mundur dari peran dalam manajemen proyek ini, sehingga kewenangan penuh beralih ke tangan Kementerian PU.\n<\/p>\n<p>\n Bukan cuma pengelolanya saja yang berganti, jalur atau trase dari toll road ini pun sudah melalui sejumlah kali peninjauan ulang. Di awal, direksi proyek memikirkan untuk membuat jalan tol melewati Cemoro Kandang, Kota Malang, baru keluar di Kepanjen. Namun setelah itu, sketsanya diganti menjadi lewat daerah Gadang dan pintu keluar tol dipindahkan ke Pakisaji, Kabupaten Malang. Saat ini, rute tersebut masih dalam tahap evaluasi lebih lanjut, sehingga tak tertutup kemungkinan ada modifikasi lain pada jalurnya.\n<\/p>\n<h2>\n Investasi Meningkat Hingga Capai Rp15 Triliun<br \/>\n<\/h2>\n<p>\n Bukan saja treknya, tetapi jumlah investasinya pun meningkat dengan pesat. Awalnya, estimasi proyek ini dibutuhkan dana kurang lebih 9 triliun rupiah, namun saat ini nominal itu telah naik menjadi 15 triliun rupiah. Peningkatan biaya ini disebabkan berbagai hal seperti inflasi serta permintaan akan pengadaan tanah yang semakin besar dan mahal.\n<\/p>\n<p>\n Biaya triliunan rupiah ini mencakup pembangunan fisik konstruksi jalan tol serta proses pengadaan tanah yang menjadi tahap awal pembangunan.\n<\/p>\n<p>\n Menanggapi rencana pembangunan tahun 2028, Kepala Bappeda Kabupaten Malang, Tommy Herawanto, menyatakan bahwa pihaknya menyerahkan sepenuhnya proses pembangunan kepada pemerintah pusat, karena proyek ini akan dibiayai menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Meski demikian, Tommy berharap agar pembangunan ini bisa segera terealisasi, khususnya pada tahap pembebasan lahan, yang hingga kini belum juga dimulai.\n<\/p>\n<p>\n Pada saat yang sama, Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Nurman Ramdansyah, menyatakan bahwa awalnya proyek tersebut direncanakan akan mencapai fase pembahasan Detail Engineering Design (DED) dan Visibility Study (VS) pada tahun 2026. Akan tetapi, kementerian PU mengambil keputusan untuk menundanya, sehingga semua kemajuan dalam konstruksi menjadi fleksibel sesuai dengan arahan dari tingkat nasional.\n<\/p>\n<p>\n Tol Malang-Kepanjen diperkirakan tak sekadar menjadi rute pendukung untuk mengurangi durasi perjalanan, namun juga berperan dalam merangsang perkembangan ekonomi, menciptakan lebih banyak pekerjaan, serta membaiknya konektivitas antara wilayah-wilayah di Kabupaten Malang dan sekitarnya.\n<\/p>\n<p>\n Dengan perencanaan yang semakin ditingkatkan dan komitmen dari seluruh pemangku kepentingan, diharapkan proyek ini tak lagi tertunda-tunda dan dapat secepatnya menghasilkan manfaat konkret untuk warga Malang Raya. ***<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PR GARUT &#8211; Rencana konstruksi jalur Tol Malang-Kepanjen muncul lagi di permukaan usai melewati serangkaian tahap negosiasi dan pergolakan yang cukup lama. Mulai dari modifikasi rute, penangguhan pekerjaan bangun, sampai pertambahan anggaran investasi, tampaknya proyek tersebut selalu bertemu dengan beragam hambatan dari segala arah. Setelah mengalami penundaan selama beberapa tahun, akhirnya terdapat kepastian baru yang [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":1068,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[35,34,18,15,39],"tags":[],"class_list":["post-1067","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-asia","category-construction","category-infrastructure","category-news","category-transportation","entry","has-media"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mitsengineering.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1067","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mitsengineering.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mitsengineering.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mitsengineering.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mitsengineering.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1067"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mitsengineering.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1067\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mitsengineering.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1068"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mitsengineering.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1067"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mitsengineering.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1067"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mitsengineering.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1067"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}